MELAFALKANKATA DENGAN ARTIKULASI YANG TEPAT www. Embed size(px) Link. Share. of 14. Report. 3 Categories. Health & Fitness Published. Sep 29, 2019. Download. This site is like the Google for academics, science, and research. It strips results to show pages such as .edu or .org and includes more than 1 billion publications, such as web pages Intonasidan Artikulasi yang Tepat dalam Melakukan Presentasi. BAB 5 MELAFALKAN KATA DENGAN ARTIKULASI YANG Bab langit-langit lembut atau lengkung kaki gigi dengan sistem getar menimbulkan bunyi ujar. Contoh : r â€" jelas - [PDF Document] Teknik vokal untuk mc. MELAFALKANKATA DENGAN ARTIKULASI YANG TEPAT_www.helmykediri.com. Hermin Kurniawan. Download Download PDF. Full PDF Package Download Full PDF Package. This Paper. A short summary of this paper. 25 Full PDFs related to this paper. Read Paper. Download Download PDF. Download Full PDF Package. Mengucapkan Kata dengan Tekanan dan Artikulasi yang Tepat Setiap ujaran mempunyai tekanan/ nada, pada masing-masing kata atau kalimat. Tekanan yang diucapkan tersebut bergantung pada pentingnya kata atau kalimat berdasarkan situasi yang terjadi pada si pembicara. Vidioini dibuat untuk memenuhi tugas UAS mata kuliah Pengajaran BerbicaraNama: Salsabila Dewi AstutiNPM : 1910301025Rombel : PBSI 2C A Melafalkan kata dengan Artikulasi yang Tepat Untuk melafalkan kata dengan artikulasi dengan tepat, maka kita perlu mempelajari fonologi, yaitu ilmu bahasa yang mempelajari bunyi-bunyi bahasa pada umumnya. Fonologi terdiri atas 2 ( dua ) bagian ilmu, sebagai berikut. 1. Fonetik MMxg2hJ. Soal Soal Dari Materi Melapalkan Kata Dengan Artikulasi Yang Tepat. Materi Bahasa Inggris Kelas 3 Sd Dilengkapi Soal Latihan Contoh Soal Dan Materi Pelajaran 9 From Contoh soal usbn bahasa indonesia sem 1 kelas 9 Contoh soal uraian usek agama islam smp kelas 9 Contoh soal usbn unbk ipa smp kls 9 k13 Contoh soal utbk tes potensi skolastik Source Source Source Source Source Source Source Source Source Source Source Source Source Source Source Source Source Source This site is an open community for users to do sharing their favorite wallpapers on the internet, all images or pictures in this website are for personal wallpaper use only, it is stricly prohibited to use this wallpaper for commercial purposes, if you are the author and find this image is shared without your permission, please kindly raise a DMCA report to Us. If you find this site serviceableness, please support us by sharing this posts to your preference social media accounts like Facebook, Instagram and so on or you can also bookmark this blog page with the title soal soal dari materi melapalkan kata dengan artikulasi yang tepat by using Ctrl + D for devices a laptop with a Windows operating system or Command + D for laptops with an Apple operating system. If you use a smartphone, you can also use the drawer menu of the browser you are using. Whether it’s a Windows, Mac, iOS or Android operating system, you will still be able to bookmark this website. MELAFALKAN KATA DENGAN ARTIKULASI YANG TEPAT A. Bunyi dan Alat Ucap Manusia Artikulasi dapat diartikan dengan bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Ilmu yang mempelajari alat ucap manusia dan tata bunyi yang dihasilkannya disebut fonologi. Alat ucap manusia menghasilkan lambang lambang bunyi yang bermacam-macam. Setiap bunyi yang dihasilkannya memiliki ciri tersendiri yang dapat dijelaskan proses pengucapannya. Setiap lambang bunyi tersebut disimbolkan dengan bentuk huruf dalam bahasa tulis dan fonem untuk bahasa lisan. Lambang-lambang bunyi tersebut dapat dihasilkan oleh adanya arus ujaran yang masuk ke rongga mulut dan memengaruhi pergerakan pita suara serta getaran di sekitarnya yang kemudian menimbulkan efek-efek bunyi. Jika arus yang keluar tidak mendapatkan hambatan atau rintangan, akan menimbulkan bunyian yang dikelompokkan menjadi kelompok vokal, yaitu a, i, u, e, o berjumlah lima huruf, tetapi diucapkan dengan enam fonem /a/, /i/, /u/, /e/,/o/. Bentuk ucapan e ada yang lemah /ə/ dan e lebar atau //, bentuk gabungannya disebut dengan diftong. Diftong adalah gabungan dua vokal yang menimbulkan bunyi luncuran lain. Contoh diftong ialah au, ai, oi yang dibaca aw, ay, oy. Contoh kalimat 1. Harimau harimaw itu berhasil ditangkap penduduk. 2. Mereka bermain voli pantai. pantay 3. Para buruh memboikot memboykot pertemuan itu. Proses bunyi ujar yang dihasilkan oleh karena arus ujaran yang keluar mendapat hambatan disebut konsonan. Proses itu terdiri atas hal-hal berikut. 1. Bilabial, bila bunyi ujar yang dihasilkan dengan mempertemukan kedua bibir; seperti b, p, m. 2. Laringal, bila bunyi ujar yang terjadi karena pita suara terbuka agak lebar. Contoh h. 3. Velar, apabila bunyi ujar yang dihasilkan oleh lidah bagian belakang artikulator dan langit-langit lembut titik artikulasi, seperti k, g, ng, kh, q. 4. Labio dental, bila bunyi ujar yang dihasilkan dengan mempertemukan gigi atas titik artikulasi dengan bibir bawah artikulator; seperti f, v, w. 5. Alpico interdental/dental, bila bunyi ujar yang dihasilkan oleh ujung lidah artikulator dengan daerah lengkung gigi titik artikulator, seperti t, d, n. 6. Spiral, bila bunyi ujar yang dihasilkan dari udara yang keluar dari paru-paru yang mendapat halangan getaran lidah. Contoh s, z, sy. 7. Uvular, bila bunyi getar lain yang dihasilkan oleh anak tekak sebagai artikulator dengan lidah bagian belakang sebagai titik artikulasinya. Contoh r – tidak jelas. 8. Apikal, bila bunyi getar yang dihasilkan dengan mendekatkan lidah ke langit-langit lembut atau lengkung kaki gigi dengan sistem getar menimbulkan bunyi ujar. Contoh r – jelas. Di samping bentuk gabungan vokal yang menimbulkan bunyi luncuran, pada konsonan terdapat bunyi atau fonem yang memiliki bentuk pengucapan yang lebih dari satu. Namun, perbedaan pelafalannya tak memengaruhi arti. Misalnya, pada fonem /p/ pada kata panen merupakan lafal terbuka dan biasanya penempatannya di awal kata, sedangkan lafal tertutup pada kata atap terdapat pada akhir kata ini disebut dengan alofon. Demikian pula pada fonem /b/ akan dibaca [b] jika di awal kata, namun dilafalkan /p/ bila berada di akhir kata. Contoh - [lembab] dilafalkan [lembap>] - [jawab] dilafalkan [jawap>] - [adab] dilafalkan [ adap>] Tapi diucapkan /b/ kembali bila diberi akhiran –an Contoh - [lembap>]  [kelembaban] - [jawap>]  [jawaban] - [adap>]  [peradaban] Gejala pelafalan ini juga terjadi pada fonem /d/ yang dilafalkan /t>/ bila berada di akhir kata, tapi kembali dibaca /d/ jika diberikan akhiran yang ada vokalnya. Misalnya, kata [abad] dibaca [abat>], tapi kembali /d/ pada [abadi]. Yang perlu dicermati sebenarnya adalah bila perbedaan lafal tersebut memengaruhi arti. Dalam bahasa Indonesia, perbedaan ucapan pada satu bentuk kata atau tulisan yang sama, tapi diucapkan berbeda dan menimbulkan arti yang berbeda dikenal dengan bentuk homograf. Contoh - fonem /e/ pada kata apel [apəl] dan fonem /Є/ pada kata apel [apЄl]. Kata [apəl] bermakna jenis buah dan kata [apЄl] bermakna upacara bendera. - seret [ səret ] = berarti tersendat-sendat; tidak lancar - seret [ sЄret ] = berarti menaik suatu benda menyusur tanah - serang [ sЄrang ] = berarti nama tempat / wilayah di Jawa Barat - serang [ sərang ] = berarti penyerbuan atau serbu Pengucapan atau pelafalan harus sesuai dengan bentuk hurufnya. Dalam Ejaan yang Disempurnakan EYD telah diatur bentuk pengucapan atau pelafalan setiap huruf atau abjad dalam bahasa Indonesia lihat lagi pelajaran Bab 1. Dengan demikian, membaca singkatan yang hanya terdiri atas beberapa huruf yang berdiri sendiri, harus tepat artikulasi atau pelafalannya. Begitu juga dengan bentuk akronim serta beberapa kata yang sering diucapkan tak baku. Di bawah ini diperinci pengucapan yang baku dan tidak baku pada sejumlah bentuk singkatan atau akronim termasuk pengucapan singkatan yang berasal dari bahasa asing. Contoh B. Melafalkan Kata Secara Baku dan Membedakannya dari Lafal Daerah Dalam bahasa Indonesia, penulisan secara baku telah diatur dalam Ejaan Yang Disempurnakan EYD. Penggunaan secara lisan yang berkaitan dengan bagaimana sebuah kata diucapkan atau dilafalkan secara benar hanya berpedoman pada pengucapan sesuai dengan huruf yang membentuk kata tersebut. Kata di dalam bahasa Indonesia selain berasal dari bahasa Melayu, banyak juga yang berasal dari bahasa daerah. Kata-kata yang berasal dari bahasa daerah tentunya telah diadaptasi menjadi kata baku bahasa Indonesia. Kata yang telah baku harus diucapkan berdasarkan lafal bakunya. Ukuran ucapan baku dilihat dari pelafalan bunyi terhadap fonem pembentuk katanya dan tidak terpengaruh oleh unsur bahasa daerah, meskipun ucapan itu sering dan lazim diucapkan terutama dalam situasi nonformal. Contoh lafal baku dan tidak baku yang terpengaruh bahasa daerah atau logat tertentu. B. Pelafalan Kata Serapan Kata serapan adalah kata yang berasal dari bahasa asing yang di Indonesiakan. Proses penyerapannya terjadi karena proses adaptasi dan asimilasi. Proses asimilasi ialah bila sebuah kata asing diserap ke dalam bahasa Indonesia dengan perubahan sesuai pengucapan dan bentuk penulisan Indonesianya. Contoh - contingent → kontingen dilafalkan kontingen - directur → direktur dilafalkan direktur - effective → efektif dilafalkan efektif - trotoir → trotoar dilafalkan trotoar - survey → survai dilafalkan surfey - carier → karier dilafalkan karir - percentage → persentase dilafalkan persentase bukan prosentase - complex → kompleks dilafalkan kompleks Pelafalan yang benar ialah pelafalan yang mengikuti kata serapan bahasa Indonesia bukan bentuk asingnya Dalam percakapan atau dialog, pengucapan harus jelas dan tepat agar pendengar dapat merespons dengan baik perkataan yang diucapkan. Artinya, ucapan selain harus dengan intonasi yang tepat juga harus dengan lafal atau artikulasi yang jelas. Pengucapan dengan artikulasi yang tepat atau jelas terutama pada kata-kata yang bunyinya hampir sama jika diucapkan. Bila tidak diucapkan dengan tepat dan jelas, dapat terjadi salah pengertian atau salah paham. - sinonim padanan kata melafalkan melisankan, membacakan, membunyikan, memutuskan, mengatakan mengeja, mengucapkan, menyatakan, menyebutkan, menyuarakan merapal, mengartikulasikan, baca, eja, menyebut menuturkan Browse A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z PENGERTIAN MAKNA LEKSIKAL, MAKNA KONTEKSTUAL SITUASIONAL, MAKNA STRUKTURAL, DAN METAFORIS PENGERTIAN MAKNA LEKSIKAL, MAKNA KONTEKSTUAL SITUASIONAL, MAKNA STRUKTURAL, DAN METAFORIS Melafalkan Kata dengan Artikulasi yang Tepat Makna Leksikal, Kontekstual, Struktural, dan Makna Metaforis Catatan tentang PAS2020 B. Indonesia - Clearnote Struktural Apa Artinya MGMP MAPEL BAHASA INDONESIA SMK KOTA MALANG RANGKUMAN MATERI BAHASA INDONESIA KELAS X SMKKD 6 MGMP MAPEL BAHASA INDONESIA SMK KOTA MALANG RANGKUMAN MATERI BAHASA INDONESIA KELAS X SMKKD 6 SEMANTIK Pertemuan Ke-4 - ppt download Makna leksikal dan makna struktural dari kata strategi belajar - Melafalkan Kata dengan Artikulasi yang Tepat Makna Leksikal, Kontekstual, Struktural, dan Makna Metaforis Contoh Makna Leksikal - Pengertian dan Contoh B. Indonesia Contoh Makna Leksikal - Pengertian dan Contoh B. Indonesia Makna Leksikal dan Makna Gramatikal Perbedaan dan Contoh Bahasa indonesia Struktur Leksikal Yang Berkaitan Dengan Relasi Antara Makna Dan Makna Dapat Dibedakan Atas SEMANTIK Pertemuan Ke-4 - ppt download Cara mengenal makna kata ulang makna struktural dan gramatikal - Padahakan makna struktural dari kata fokus 205 b indonesia 1 kls x smk mokhamad irman by Ivan TriWidayanto - issuu Materi sinonim dan antonim 205 b indonesia 1 kls x smk mokhamad irman by Ivan TriWidayanto - issuu Contoh Kata Leksikal MGMP MAPEL BAHASA INDONESIA SMK KOTA MALANG November 2012 Jenis Makna Kata dan Contohnya Contoh Struktur Kalimat Yang Salah dan Perbaikanya DIKSI ATAU PILIHAN KATA - ppt download Silabus oke Makna Leksikal dan Makna Gramatikal Perbedaan dan Contoh PDF RAGAM MAKNA MAKNA KONSTRUKSI, MAKNA KONTEKSTUAL DAN MAKNA KONSEPTUAL Bagus Yudayana - Cara mengenal makna kata ulang makna struktural dan gramatikal - Padahakan Kalimat Efektif Pengertian, Ciri, Syarat, Unsur, Struktur, dan Contoh Pragmatik dan Semantik Jenis Makna Murakkabat Fil Arabiyyah PDF Apa yang anda ketahui tentang makna struktural dalam kalimat? - Ilmu Sastra - Dictio Community Kalimat Ciri, Jenis, Struktur, Unsur, Jenis dan Contoh Pengertian Kalimat Efektif, Syarat, dan Contohnya Bahasa Indonesia Kelas 12 BAHAN BELAJAR BHS IND . Contoh Struktur Kalimat Efektif Beserta Syarat dan Ciri-Cirinya Contoh Struktur Kalimat yang Benar idschool KECERDASAN BUATAN PERTEMUAN 13 Katakata maknanya Struktur tata Teks Laporan Percobaan Pengertian, Tujuan, Struktur dan Contoh Halaman all - Pengertian Kalimat Ambigu Contoh, Ciri, Jenis dan Bentuk KAJIAN TEORITIS STRUKTUR INTERNAL BAHASA Fonologi, Morfologi, Sintaksis, dan Semantik 07 silabusbahasaindonesiajadi Pengertian dan Macam Makna / Arti Kata - Sebutkan 5 contoh makna struktural Dan 5 contoh makna kontekstual - Semantik Leksikal Dan Contohnya Semantik bahasa indonesia Kalimat Ambigu Definisi, Jenis, Ciri-Ciri, Faktor, dan Contoh Kalimat Contoh Conditional Sentence Dan Penjelasan Super Lengkap Semantik - Jenis Makna Buku Perfect Score TPA OTO Bappenas Plus CD - Cmedia Shopee Indonesia STRUKTUR BAHASA LIO. Oleh P. Sawardo Wakidi Tamo Yahya Lita S. Kusharyant . - PDF Download Gratis TARGET NILAI 800 TPA VERSI OTO BAPPENAS + CD ORIGINAL Shopee Indonesia Pengertian Kalimat Efektif, Syarat, dan Contohnya Bahasa Indonesia Kelas 12 √ Pengertian, Fungsi dan Kelas Kata dalam Bahasa Inggris Materi sinonim dan antonim Struktural Itu Apa Artinya 4+ Contoh Teks Observasi Singkat Tentang Tumbuhan dan Hewan √ Teks Iklan Pengertian, Struktur, Contoh, Fungsi, Kaidah Kebahasaan Mohon Bantuannya Kak 1. Tentukam struktur teks eksposisi “Hanya Satu Klik, Bumi Bisa Rusak”. 2. - √ Pengertian, Fungsi dan Kelas Kata dalam Bahasa Inggris Pengertian Argumentasi Ciri Ciri, Struktur Teks, Contoh Paragraf - Cmedia - Mega Bank TBS Plus CD Shopee Indonesia Teks Deskripsi Struktur Organisasi Kelas dan Tugas Pokok Setiap Posisi Daftar Pustaka Cara mengenal makna kata ulang makna struktural dan gramatikal - Padahakan Semantik bahasa indonesia Karya Tulis Ilmiah Pengertian, Fungsi, Struktur Dan Contoh KTI - Gramedia Literasi Teks Deskripsi Pengertian, Ciri, Struktur, Kaidah, Contoh Pengertian Metode Pembelajaran Struktural Analitik Sintetik SAS ~ Mengenal Kalimat Efektif Bahasa Indonesia dan Contoh Soalnya Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 11 BAB 1 Menyusun Prosedur - Cmedia - All New Diktat Psikotes Edisi Superlengkap Bonus DVD Shopee Indonesia 1 KALIMAT DALAM BAHASA INDONESIA Wagiati Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran 1. Pengantar Makalah ini merupakan salah satu u Teks Laporan Hasil Observasi Pengertian, Contoh, Struktur √ 10 Contoh Cerita Inspiratif Singkat Beserta Strukturnya Lengkap Bahasa Indonesia Kelas 12 Pengertian Frasa, Klausa, dan Kalimat Beserta Contohnya Semantik Adalah Pengertian, Sejarah, Jenis, Unsur & Manfaat 28 Contoh Kalimat Ambigu - Pengertian, Ciri, Jenis dan Faktor Pengertian Teks Berita Ciri-Ciri, Struktur, Kaidah, Jenis dan Contoh Manfaat Serta Fungsi Struktur Organisasi Bagi Perusahaan - SNI Consulting Teks Prosedur Pengertian, Struktur, Ciri, dan Contohnya Bahasa Indonesia Kelas 11 TIDAK DIPERDAGANGKAN UNTUK UMUM. Xata Tugas dalam Bahasa Tolaki - PDF Download Gratis Test To PDF Metlit tatabahasa SEMANTIK Pertemuan Ke-4 - ppt download 3 Struktur Teks Berita Orientasi, Kejadian, Sumber Sinonim dan Antonim dalam Teks Laporan Hasil Observasi - Kosongin Fonologi, Morfologi,idan Sintaksis Bahasa Sabu - PDF Free Download Struktur Bahasa Indonesia Semantik - ppt download Identifikasilah struktur batin dan struktur lahir puisi Tuliskan kata kunci pada - Soal Pilihan Ganda + Jawabannya Bahasa Indonesia Kelas 10 Bab 11 Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi ~ - SekolahMuOnline Struktur dan Unsur Kebahasaan Teks Prosedur yang Perlu Dipahami - Ragam Pengertian RNA, Fungsi, Ciri, Struktur, Jenis dan Perbedaan Belajar Teks Deskripsi Pengertian, Struktur, dan Contohnya Bahasa Indonesia Kelas 7 PDF MAKNA VERBA MAJEMUK ~KIRU DALAM BAHASA JEPANG Kajian Struktur dan Semantis √ CONTOH Teks Pidato Persuasif beserta Struktur, Pengertian, Ciri Makna Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI STRUKTUR SEMANTIS VERBA NAIK’ DALAM BAHASA JEPANG Made Henra Dwikarmawan Sudipaˡ, STIBA Saraswati Denpasar I Ketut Darma 1. Mengucapkan kata dengan suara yang jelas dan tekanan pada suku kata serta artikulasi yang tepat atau lazim Ketersampaian informasi yang disampaikan oleh penutur ditentukan oleh kejelasan dalam melafalkan kata. Pelafalan berkenaan dengan kejelasan dalam mengucapkan kata dan kalimat. Salah tafsir terjadi bisa jadi karena adanya pelafalan kata yang tidak jelas. Dalam bahasa Indonesia, sepintas banyak kosakata yang mi rip, bahkan sama dalam pelafalannya. Oleh karena itu, keteram p ilan mengartikulasikan kata-kata menjadi sangat penting dikuasai penutur atau pengguna bahasa. Pengucapan kata hendaknya jelas, khusus- nya pelafalan fonem-fonem tertentu. Jika pelafalan kata tidak jelas, akan memberi keraguan sehingga penyimak harus berpikir dalam menafsirkan arti kata yang diucapkan pembicara. Sekarang, cermatilah teks percakapan melalui telepon berikut. Ruli Hallo, selamat pagi, Bu. Ibu Nisa Selamat, pagi. Dengan siapa saya bicara? Ruli Saya, Ruli, Bu. Ibu Nisa Oh, Ruli. Apa kabar, Rul? Ruli Baek, Bu. Kalo, Diki ada, Bu. Ibu Nisa Diki sekarang tinggal di Sukabumi Ruli Di Sukabumi? Jadi apaan, Bu? Ibu Nisa Diki bekerja sebagai wartawan di sana. Kalau nak, Ruli bekerja, di mana? Ruli Ah, rahasialah, Bu. Malu saya mengucapkannya. Ibu Nisa Ya, jangan malu atuh, Rul. Bekerja itu, di mana pun baik dan terpuji. Asalkan jalannya benar. Ruli Betul juga ya, Bu. Saya bekerja di Jakarta, Bu. Sebagai penerjemah. Ibu Nisa Nah, itu kan sama pekerjaan mulia. Ruli He... He... Terima kasih, Bu. Sudah dulu, ya Bu. Sampai- kan salam saya untuk Diki. Selamat pagi, Bu. Ibu Nisa Nanti Ibu sampaikan. Selamat pagi. Dalam teks percakapan melalui telepon tersebut, terdapat beberapa pelafalan kata yang kurang tepat. Pelafalan kata yang tidak jelas atau salah tidak tepat, dapat berpengaruh terhadap hal-hal berikut ini. a. Kata menjadi berbeda makna Contohnya, pelafalan kata folio dengan polio, syah de ngan sah, masa dengan massa. Cermatilah penerapannya pada kalimat berikut ini. Tujuan Belajar Anda akan belajar melafalkan kata dengan artikulasi yang tepat. Anda diharapkan mampu mengucapkan kata dengan suara yang jelas dan tekanan pada suku kata serta artikulasi yang tepat. Anda juga diharapkan mampu melafalkan bahasa baku, termasuk lafal bahasa daerah yang dibedakan berdasarkan konsep lafal buku bahasa Indonesia. 1 Tugasnya ditulis pada kertas folio. folio = ukuran kertas 2 Anak itu terkena racun polio. polio = radang zat kelabu sumsum tulang belakang 3 Tendangan Beckham telah sah menjadi gol. sah = berlaku atau diakui 4 Ia belum berkeinginan menjadi seorang syah. syah = raja atau baginda 5 Usia remaja merupakan masa yang paling indah dalam hidup. masa = waktu 6 Konser musik itu dihadiri massa yang berjubel. massa = orang banyak b. Kata tidak berbeda makna, tetapi menjadi tidak baku Tanpa disadari, Anda mungkin pernah melafalkan suatu kata yang kurang tepat, tetapi penyimak dapat memahaminya. Pada tataran komunikasi, pelafalan itu telah sesuai karena res- pons yang diharapkan sesuai dengan maksud penutur. Akan tetapi, berdasarkan bahasa baku, pelafalan tersebut belum ten- tu benar, bahkan salah. Pernahkah Anda melafalkan kata aktif, provinsi, februari, silakan, rahasia, ubah, surga, foto, dan negatif? Pelafalan kata-kata tersebut mungkin mengalami perubahan menjadi aktip, propinsi, pebruari, silahkan, rahasiah, rubah, syurga, poto, dan negatip. Karena pengucapan kata-kata tersebut salah, kata-kata tersebut menjadi tidak baku. Lalu, bagaimana cara menentukan kata baku atau tidak baku? Apabila Anda meng- alami keraguan dalam melafalkan sebuah kata, periksalah ketepatan kata-kata tersebut dalam kamus, contohnya Kamus Besar Bahasa Indonesia. Perhatikan kata-kata berikut. Gambar Melafalkan kata yang kurang tepat dalam berkomunikasi, termasuk dalam bertelepon dapat mengakibatkan terjadi- nya perbedaan makna. Sumber 16 April 2008 Kata Pelafalan atau Penulisan Tepat/Benar Tidak Tepat api a-pi ap-i pantai pan-tai pan-ta-i april ap-ril a-pril instrumen in-stru-men ins-tru-men suplemen sup-le-men su-ple-men eksplorasi eks- plo-ra-si ek-splo-ra-si kualitas ku-a-li-tas kua-li-tas hiasan hi-as-an hi-a-san aula au-la a-u-la 2. Melafalkan bahasa Indonesia baku, termasuk lafal bahasa daerah yang dibedakan berdasarkan konsep lafal baku bahasa Indonesia Bahasa Indonesia sangat kaya kosakatanya. Kekayaan kosakata tersebut didukung oleh adanya bahasa daerah yang beragam. Keragaman itu tentu akan berpengaruh terhadap artikulasi atau pelafalan bahasa Indonesia. Pelafalan yang salah tentu akan menimbulkan ketidakbakuan kata yang digunakan untuk berkomunikasi. Perhatikan contoh kata-kata berikut. Bahasa Daerah Pelafalan Bahasa Indonesia Pelafalan rayat ra-yat rakyat rak-yat husus hu-sus khusus khu-sus rahasiah ra-ha-si-ah rahasia ra-ha-si-a masarakat ma-sa-ra-kat masyarakat ma-sya-ra-kat rubah ru-bah ubah u-bah persiden per-si-den presiden pre-si-den sekertaris se-ker-ta-ris sekretaris se-kre-ta-ris mahluk mah-luk makhluk makh-luk aherat a-he-rat akhirat a-khi-rat 1. Bacalah wacana berikut oleh salah seorang teman Anda. Lalu, temukanlah kesalahan dalam melafalkan kata-kata ketika teman Anda membacakan wacana tersebut. Belakangan ini makin banyak saja pergelaran yang bertujuan untuk me ngasah bakat, kreativitas, dan keberanian anak. Mulai dari lomba mewarnai, menyanyi, musik hingga Orangtua Jangan Paksakan Anak Latihan Pemahaman fashion show. Tujuan dari kegiat an tersebut amatlah bagus, agar anak-anak mengetahui bakat dan kemampuannya lewat kompetisi, juga menguji keberanian mereka. Siapa pula yang tidak bangga jika anaknya memiliki bakat dan prestasi gemi- lang tidak hanya di sekolah, tetapi juga di luar sekolah. Karena itu, tak sedikit orang tua yang mengikutkan kursus sang anak, demi prestasi. Meskipun ada kalanya anak malas untuk kursus dan terlibat dalam ke- giatan tersebut. Jika si anak memang mau dengan sen- dirinya mengikuti kegiatan tersebut, tentu tidak menjadi persoalan. Namun, yang justru banyak terjadi bahwa orangtua me- maksakan kehendaknya kepada anak un- tuk ikut ini dan itu. Belum lagi kini banyak sekali event yang digelar hanya untuk 'jualan' piala dan ha diah. Bagi yang memiliki uang cukup, ia bisa membeli juara. Setidaknya hal itu dialami Ny. Evi, warga Sumurbatu, Telukbetung. Ibu muda ini memiliki anak yang punya bakat me- nyanyi dan bermain musik. Saat ada lomba fashion show dari salah satu penyelenggara, sang anak ditawari untuk ikut serta dan ternyata si anak, mau mengikuti lomba tersebut. Saat pengumuman lomba, Bunga tidak mendapatkan juara. Namun, dua hari se- te lah itu, penyelenggara menelepon Ny. Evi dan mengatakan bahwa anaknya men- dapat kan juara dan bisa diambil di sekre- tariat. Tentu saja Ny. Evi harus me nebus juara tersebut dengan membayar. "Jelas saya tidak mau, waktu pe ng - umuman saja disebutkan tidak menang, tiba-tiba setelah lomba selesai, disebutkan dapat juara. Ini artinya penyelenggara itu mau menjual hadiah. Untuk apa mendapat piala dan hadiah jika bukan ka rena benar- benar prestasi anak. Kasihan anak nantinya," ucap Ny. Evi beberapa waktu lalu. Menurut psikolog Woro Pramesti, ke- giatan ekstrakurikuler termasuk lomba fashion bagi anak adalah salah satu kegiatan positif, sepanjang untuk menguji kemam- puan anak dalam berkompetisi secara baik. Kemauan untuk mengikuti lomba pun harus datang dari diri anak, jangan orangtua yang terlalu berambisi. "Jika memang anak itu minat, silakan dukung dia. Hal ini karena ini kesempatan bagi anak untuk mengetahui bagaimana kompetisi itu. Juga mempersiapkan anak agar siap dengan kehidupan masa depan- nya, yang akan ba nyak sekali menemukan persaingan," papar Woro. Akan tetapi, orangtua pun harus men- didik anak agar siap dengan konsekuensi dari mengikuti perlombaan, yaitu kekalah- an. "Jika kalah, anak harus belajar menerima kekalahan, jangan menangis. Demikian juga orangtua, jangan malah memarahi. Jadi, tim- bul rasa takut anak apabila mengecewakan orangtua." Psikolog ini juga mengingatkan orang - tua, yang kemungkinan memaksakan agar anaknya menjadi juara dengan jalan menyuap atau membeli. Menurut dia, itu tindakan tidak mendidik, membiasakan anak menganggap semua hanya formalitas. "Kelak ketika de- wasa, anak pun menganggap segalanya jika ada uang bisa diatur. Jelas ini merusak moral bangsa," terangnya. Menurut Woro, untuk mengikuti se- buah kom petisi apa pun, anak jangan dipaksa, karena berakibat fatal pada anak. Sebaiknya dalam mendidik anak, usahakan mengalir saja, sesuai dengan keinginan anak. "Anak itu mempunyai kepribadian yang berbeda. Ada yang pendiam dan ada yang terlihat lincah. Tetapi yakinlah, mereka mempunyai kelebihan dalam suatu bidang. Misalnya, anak pendiam jangan dianggap ia pasif dan tidak bisa apa-apa. Perlu disadari, ada banyak bakat yang tidak membutuhkan gerak lincah, siapa tahu anak pendiam itu lebih suka menulis," urai Woro. Peran orangtua adalah mengarahkan dan mendorong anak agar bisa menggali potensinya, sesuai minat dan bakat. Sumber 16 April 2008 No. Nama Siswa Kata Pelafalan Seharusnya Keterangan 2. Tuliskanlah penilaian Anda itu dengan menggunakan format berikut. 1. Berbincang-bincanglah bersama anggota masyarakat di tempat tinggal Anda dengan topik yang saat ini sedang hangat dibicarakan. 2. Ketika Anda sedang berbincang-bincang, rekamlah dengan menggunakan tape recorder. 3. Putar kembali hasil rekaman Anda itu. Cermati kata-kata tidak baku karena salah dalam pelafalan dalam perbincangan Anda itu. 4. Tuliskan kata-kata yang salah pelafalannya itu sebagai bahan laporan kepada guru. 5. Diskusikanlah hasil kegiatan Anda itu bersama-sama teman dan guru Anda. Tugas

melafalkan kata dengan artikulasi yang tepat